BelajarIPSMateriSejarah

Periode Terbentuknya Bumi

Erlangga.co.id

Menurut kalender geologi, perkembangan bumi dapat dibagi menjadi empat zaman, yakni Arkaezoikum, Paleozoikum, Mesozoikum, dan Neozoikum (Kenozoikum).

1. Masa Arkaezoikum

Berlangsung sekitar 2,5 miliar tahun lalu, bumi masih seperti bola panas sehingga belum ada kehidupan.

2. Masa Paleozoikum

Berlangsung sekitar 500-245 juta tahun lalu. Suhu bumi masih belum stabil, namun curah hujan cukup tinggi dan terdapat makhluk bersel satu. Paleozoikum dibagi menjadi lima periode, yaitu Kambrium (hewan-hewannya, yakni ubur-ubur dan ikan), Silur (makhluk hidupnya, yakni lumut, tanaman vaskular, dan jenis artropoda kecil di darat), Devon (hewan-hewannya, yakni beberapa jenis hiu dan amfibi), Karbon (mulai muncul hewan jenis reptilia), dan Permian (berkembangnya hewan jenis amfibi dan hewan-hewan lain di darat dan air).

3. Masa Mesozoikum

Berlangsung sekitar 245-65 juta tahun yang lalu. Suhu bumi sudah semakin stabil dan bermunculan hewan raksasa (dinosaurus). Periode ini dibagi tiga masa, yaitu Trias (didominasi oleh jenis reptilia), Jura (salah satu hewannya, yakni jenis reptilia), dan Kapur (muncul primata dan tumbuhan berbunga, periode terjadinya kepunahan massal dinosaurus). Masa ini berakhir ketika sebuah meteor menghantam bumi yang menyebabkan hampir 75% kehidupan di bumi mengalami kepunahan, sekaligus mengakhiri zaman dinosaurus.

4. Neozoikum atau Kenozoikum

Berlangsung sekitar 60 juta tahun lalu dan keadaan alam bumi semakin stabil. Masa Neozoikum terbagi menjadi dua, yakni Zaman Tersier dan Zaman Kuarter.

  1. Zaman Tersier, muncul berbagai jenis mamalia, yakni sejenis kera dan monyet.
  2. Zaman Kuarter, berlangsung 600.000 tahun lalu. Mulai muncul tanda-tanda kehidupan manusia purba. Zaman Kuarter dibagi menjadi dua masa, yakni Pleistosen (Diluvium) dan Holosen (Aluvium).
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Close
Close